Belajar Korporasi dari Tim Ahli Jepang

Pada 1st Annual Coordination Meeting Project for Strenghthening Capacity Building in Agriculture Sector in ASEAN Countries- Phase 3 tanggal 6-8 December 2017 di Myanmar, BPPSDMP melalui Pusat Pelatihan Pertanian - Bppsdmp menyampaikan proposal permintaan dispatching of Japanese Short Term Experts kepada JA Zenchu ( Koperasi Pertanian Jepang) untuk memberikan saran/bimbingan dan membantu petani di bidang Pemasaran dan Kelembagaan Kelompok Tani tahun 2018 di BBPP Lembang

Ada yang menarik dari Penyelenggaraan Bimbingan Teknis untuk Pengelola P4S kali ini. Selama 2 hari peserta yang merupakan pengelola P4S, Penyuluh Pendamping dan Pengelola Bandung Vegetables Station (BAVAS), mendapatkan pengetahuan tentang koorporasi dan teknik budidaya dari 3 orang narasumber dari Tim Ahli Jepang. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 30 Juli - 2 Agustus 2018 bertempat di Balai Besar Penyuluhan Pertanian Lembang.

Sesi paparan diisi oleh Mr Shinici Miaki yang menjelaskan bagaimana proses bisnis dan pemasaran lembaga mereka JA Zenchu yang berbasis koperasi, hubungan antar anggota, peran pemerintah dalam pengelolaan pertanian, sampai pembagian keuntungan antar anggota.

Selain metode Klasikal kegiatan ini juga di isi dengan kunjungan lapang ke BAVAS dan P4S Lembang Agri. Disela kunjungan di kedua tempat, Mr Takashi Miyazi dengan latar belakang teknis pertanian, memberikan masukan teknis, mulai dari kelebihan menanam satu tipe tanaman sayur/buah, teknis merawat tanaman yang sakit, waktu yang tepat untuk menanam, jarak tanam ideal sampai merekomendasikan tanaman untuk memulihkan kesuburan tanah. Para peserta dan Tim Ahli sangat antusias dalam berinteraksi, kendala bahasa tidak dirasakan dengan adanya intrepreter yang siap menejermahkan kata per kata.

Di akhir kunjungan di P4S Lembang Agri, Mr Yasuki Kobayashi selaku manager, dari divisi International Relation JA Zenchu memberikan kesannya, “ Saya tidak menyangka ada group petani (P4S) yang telah melakukan proses pelatihan antar petani dan telah menjadi suatu unit bisnis , ini sesuatu yang luar biasa, bagi kami bertemu mereka adalah pengalaman yang luar biasa.

Sebelumnya kunjungan ke BAVAS, di pandu langsung oleh Bandel Hartopo, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang. Peserta di ajak mengelilingi area Balai. Mulai dari Packing House TTM (Taiwan Technical Mission), KRPL, Kebun Pembibitan dan lainnya. “Saya harap para peserta dapat mengambil ilmu dari Tim Ahli yang berkunjung, belajar tentang bagaimana menjual produk, mengetahui bagaimana pengelolaan koorporasi di sana (Jepang) dan apa saja yang bisa diterapkan di sini, ujar Bandel Hartopo.

“Nilai nilai yang mereka terapkan seperti prinsip saling menguntungkan, saling bantu antar anggota, jujur dan tidak merasa lelah dalam berbuat baik dapat kita ambil dan diterapkan baik oleh pengelola P4S, Penyuluh dan birokrat untuk mengembangkan bidang usaha dan dunia pertanian kita ke depan”. (pito)

Posted in Berita on Agu 03, 2018

Views: 167