Kepala BPPSDMP Harapkan Pejabat Baru Eselon II Penuhi Target Kementan

Kepala Badan SDM Pertanian di Kementerian Pertanian RI, Momon Rusmono menegaskan komitmen Pemerintah RI untuk memilih pejabat eselon II yang kapabel dan berkompeten pada tugas dan wewenangnya, dan bukan berdasarkan urut kacang atau karena faktor like or dislike. Bangsa dan negara membutuhkan pejabat yang komitmen pada peningkatan produksi pangan strategis mencapai swasembada pangan.

"Mari kita bekerja profesional dan bukan sekadar mencari jabatan. Jangan berharap pada kenaikan pangkat atau jabatan karena faktor urut kacang atau like or dislike, hal itu sudah tidak berlaku lagi saat ini ketika pemerintah bekerja keras untuk mencapai target swasembada pangan," kata Momon Rusmono di Jakarta, Senin (20/3), pada serah terima jabatan (Sertijab) pejabat eselon II di lingkungan Badan Penyuluhan dan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan.

Dia mengharapkan para pejabat eselon II dapat menjadi roda penggerak organisasi dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajemen dan administrasi, untuk menjawab tantangan dan kebutuhan internal BPPSDMP dan tuntutan dari luar sistem birokrasi.

Sebelumnya di hari yang sama, Mentan Andi Amran Sulaiman melantik 12 pejabat eselon II di lingkungan Kementan, dan empat di antaranya ditempatkan di lingkungan BPPSDMP Kementan.

Mereka adalah Andriko Noto Susanto menjadi Pj Sekretaris BPPSDMP Kementan, Surachman Suwardi (Ketua Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang - STPP Malang), Chandra Indrawanto (Ketua STPP Medan), dan Wisnu Wasisa Putra (Pj Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan - BBPP Cinagara).

Tampak hadir Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluhtan) Siti Munifah, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Widi Hardjono, Ketua STPP Yogyakarta, Ali Rachman; Ketua Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang - BBPP Kupang, Adang Warya; Kepala BBPP Malang, Apri Handono; Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batang Kalukku - BBPP Batang Kalukku, Kemal Mahfud dan sejumlah kepala unit pelayanan teknis (UPT) di lingkungan BPPSDMP Kementan.

Momon Rusmono menambahkan bahwa kegiatan pelantikan, mutasi jabatan, dan penempatan pejabat secara umum bertujuan untuk mewujudkan efektifitas pengelolaan organisasi dan upaya penyegaran dan peningkatan kinerja aparatur, mutasi dan promosi akan menjadi kebutuhan selama organisasi menghendakinya.

Dia mengingatkan bahwa promosi dan mutasi adalah hal yang wajar melakukan pembenahan, dan pemantapan organisasi untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum BPPSDMP Kementan.

"Parameter utama untuk menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, integritas, loyalitas, moralitas, pendidikan dan pelatihan, nilai pengabdian, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara," tutup Momon Rusmono.

Sumber : https://goo.gl/PPr228

Posted in Berita on Mar 20, 2018

Views: 740