Mentan Tebar Benih dan Bibit Unggul di Kabupaten Ciamis

Sebagai rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Barat, Menteri Pertanian datang ke Kabupaten Ciamis membagikan ribuan benih ayam dan bibit kelapa kepada petani. "Saatnya menebar benih kebaikan. Kita bagikan bibit unggul gratis untuk dimanfaatkan oleh petani Ciamis. Masyarakat di sini sudah punya tradisi tanam kelapa saat mau lahiran, nikahan dan mau sekolah, ini harus diteruskan," ungkap Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman pada acara Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian Tahun 2019 di Kabupaten Ciamis pada Jum'at (22/03).

Mentan meminta petani Ciamis bersemangat menebar benih unggul untuk kemajuan pertanian Indonesia. Ia menekankan potensi Kabupaten Ciamis yang memiliki keunggulan komparatif beberapa komoditas seperti kelapa dan kopi karena kultur tanam, dan agro klimat yang cocok. Tahun 2019 ini Kementerian Pertanian (Kementan) telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk seluruh Indonesia yakni Rp 5,5 triliun. Anggaran tersebut merupakan hasil refocusing, serta penghematan di jajaran Kementan. Program ini telah dimulai sejak 2 tahun lalu, dimana Kementan telah membagikan 30 juta batang bibit unggul baik tanaman hortikultura maupun perkebunan, serta 2 juta bibit ayam. Pembagian bibit merupakan merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pertanian.

Dalam kegiatan ini Kementerian Pertanian telah memberikan bantuan secara langsung kepada Kelompok Tani, Kelompok Ternak, Rumah Tangga Miskin (RTM) dan Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) wilayah Kabupaten Ciamis. Untuk program pengentasan kemiskinan dan kaderisasi santri tani milenial, Kementan mengalokasikan 5.500 ekor ayam kampung untuk dipelihara.

Selain itu Kementan juga memberikan bantuan lainnya, seperti Benih Padi Inbrida, Power Thresher, Corn Sheller, Dukungan Kawasan Sayuran lainnya (Aneka Cabai, Benih Jagung Manis, dan Benih Buah), Benih Kelapa, Domba, Traktor Roda 2, Cultivator, Pompa Air, Ayam untuk KSTM, Benih Cengkeh, Benih Lada, dan Pengembangan serta Penumbuhan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Khusus untuk KSTM, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Kelompok Santri Tani Milenial kepada 11 KSTM penerima bantuan. Pelaksanaan kegiatan selama 2 hari, 22-23 Maret 2019. Peserta Bimtek 110 orang santri dan santriwati dari 11 KSTM dari 11 Pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Ciamis yang dibuka oleh Bimtek oleh Kepala Balai, Kemal Mahfud.

Paket bantuan berupa 500 ekor ayam kampung usia 4 minggu, bantuan pembuatan kandang, bantuan pakan, bantuan vitamin, obat, vaksin dan desinfektan/KSTM. Fasilitator pelatihan adalah Widyaiswara BBPP Lembang dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupten Ciamis. Selama 2 hari Bimtek, peserta belajar materi inti: 1) mendesain kandang ayam, 2) membuat kandang ayam, 3) pemeliharaan ayam, 4) mengelola pakan ayam, 5) program vaksinasi dan penanganan penyakit. Pada kesempatan yang sama, Bupati Ciamis Iing Syam Arifin menyatakan komitmen dan bantuan Kementan di Kabupaten Ciamis sudah sangat besar, bahkan kunjungan Menteri Amran tercatat sudah 4 kali dilakukan. Program Kementan yang fokus di Kabupaten Ciamis sangat penting mengingat 24 persen PDRB Kabupaten Ciamis disumbang dari sektor pertanian.

Iing mengatakan bantuan Kementan untuk merevitalisasi komoditas kelapa adalah dengan menargetkan penanaman 1 juta kelapa, dan dilaksanakan oleh masyatakat Ciamis dengan menggalakkan Gerakan Masyarakat Babarengan Melak Kalapa (Gema Balaka). "Dari target tersebut, saat ini, sudah 600 ribu kelapa yang berhasil ditanam. Hari ini kita dapat bantuan lagi dari Kementan," terang Iing. (NL).

Posted in Berita on Mar 23, 2019

Views: 6350