UPJA Agro Assalam Modifikasi Alsintan Menjadi Multi Fungsi

Semakin sulitnya mendapatkan buruh tani baik untuk olah tanah, tanam maupun panen semakin dirasakan sekarang ini. Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Pertanian telah memberikan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada gabungan kelompok tani (gapoktan) agar petani bisa lebih mudah cepat untuk melakukan kegiatannya.

Bantuan alsintan yang diberikan tak hanya digunakan kepada kelompok taninya saja, tetapi dikelola melalui Usaha Penyewaan Jasa Alsintan (UPJA) yang bisa dipergunakan diluar kelompok tani dengan cara menyewa. UPJA Agro Assalam yang berasa di desa Sidoarjo, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, memodifikasi alsintan yang diberikan oleh pemerintah menjadi multi fungsi yang diberi nama Atambela Modifikasi Traktor (Amator)

Raharjo, Penyuluh Kecamatan Air Saleh mengubgkapkan mempunyai ide untuk memodifikasi alsintan dengan multi fungsi yang bisa olah tanah dan tanam satu satu mesin dan dalam satu waktu penggunaannya. "Inovasi tersebut akhirnya diwujudkan melalui UPJA Agro Assalam. Mesin multi fungsi tersebut tidak hanya roda dua tetapi juga roda empat", ujarnya. (14/9/2018)

Kordinator BPP Air Saleh, Zainuddin Arifin mengatakan dengan adanya Amator ini, banyak petani yang memakainya melalui UPJA, karena sekarang ini sudah sangat sulit mencari buruh tani. "Dengan Amator, olah dan tanam bisa lebih cepat dan biaya yang dikeluarkan hanya Rp. 800 ribu/hektar untuk jasa mesin dan operatornya saja", tegas Zainuddin.

Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian, Andriko Noto Susanto, mengatakan dengan Amator ini akan mempercepat petani dalam mengolah tanah dan tanam, karena dilakukan secara bersamaan. "Jadi bisa irit waktu, biaya, dan benih. Sehingga keuntungan petani akan lebih meningkat, dan ini perlu menjadi contoh bagi daerah lainnya", ujarnya. (pito)

Posted in Berita on Sep 14, 2018

Views: 318