(021) 7815380 - 7815480
Ubah Bahasa
EN | ID
| Pengumuman : Migrasi dan Pemutakhiran Website BPPSDMP | Pengumuman : Batas Pelaporan Izin Kehadiran Pegawai | Pengumuman : ASNBerAHLAK | Pengumuman : Petunjuk Oprasional Aplikasi SINERGI | Pengumuman : Infografis Pengendalian Gratifikasi | Pengumuman : Peta Okupasi Sektor Pertanian

Gorontalo – Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan GOR David-Tony, Gorontalo, tersebut diharapkan menjadi wadah penguatan kapasitas sumber daya manusia, diseminasi inovasi dan teknologi, serta pengembangan jejaring usaha yang mampu mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani serta nelayan Indonesia.

Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, didampingi Sekretaris Badan, Zuroqi Mubarok, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Tedy Dirhamsyah, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, serta Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, Indria Fitriani, melakukan peninjauan ke lokasi Gelar Teknologi PENAS XVII yang berada di kawasan GOR David-Tony pada Jumat (5/6/3026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan kawasan yang akan menjadi pusat berbagai kegiatan selama PENAS XVII, mulai dari gelar teknologi, pameran inovasi, temu usaha, hingga berbagai kegiatan pembelajaran dan pertukaran pengalaman bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Selain meninjau lokasi utama kegiatan, rombongan juga melihat sejumlah fasilitas pendukung yang akan digunakan untuk menunjang kelancaran penyelenggaraan acara.

Usai melakukan peninjauan lapangan, rombongan melanjutkan agenda dengan mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, yang berlangsung di ruang rapat kediaman Gubernur Gorontalo. Pertemuan tersebut membahas perkembangan persiapan penyelenggaraan PENAS XVII sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang masih perlu disempurnakan agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai target.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan hasil peninjauan dan rapat koordinasi menunjukkan bahwa berbagai persiapan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berjalan dengan baik dan menunjukkan progres yang positif.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang akan digunakan untuk penyelenggaraan PENAS XVII dan melanjutkannya dengan rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo. Dari hasil kunjungan tersebut, kami melihat berbagai persiapan terus berjalan dengan baik. Fasilitas dan sarana pendukung mulai disiapkan sesuai kebutuhan kegiatan. Beberapa hal yang masih memerlukan penyempurnaan juga telah kami identifikasi dan menjadi perhatian bersama untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut Santi, koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan PENAS. Mengingat kegiatan ini akan diikuti ribuan peserta dari berbagai provinsi, seluruh aspek pendukung harus dipersiapkan secara matang sejak dini.

“PENAS menjadi sarana yang sangat penting bagi petani dan nelayan untuk saling belajar, berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta melihat langsung berbagai inovasi dan teknologi yang berkembang. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh persiapan berjalan optimal sehingga kegiatan ini nantinya dapat memberikan manfaat yang besar bagi peserta maupun masyarakat Gorontalo sebagai tuan rumah,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mendukung penuh kesuksesan penyelenggaraan PENAS XVII Tahun 2026.

“Persiapan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo terus dimatangkan. Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kementerian Pertanian dan seluruh pihak terkait memastikan kesiapan lokasi, infrastruktur, akomodasi, serta dukungan pelayanan bagi peserta. Hingga saat ini, seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana dan Gorontalo optimistis siap menjadi tuan rumah yang sukses,” kata Gusnar.

Sebagai agenda nasional yang diselenggarakan secara berkala, PENAS menjadi forum strategis yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia. Selain menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kegiatan ini juga berperan dalam memperkuat kelembagaan petani dan nelayan, memperluas kemitraan usaha, serta mempercepat adopsi inovasi dan teknologi di lapangan.

Melalui sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, penyelenggaraan PENAS XVII Tahun 2026 di Gorontalo diharapkan dapat berlangsung sukses sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan pertanian dan perikanan nasional yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.

Dipublikasikan : 06 Jun 2026, Admin