
Jakarta — Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melaksanakan launching dan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2026/2027, di Jakarta Jumat (30/01/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat regenerasi petani nasional melalui pendidikan tinggi vokasi pertanian.
Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa anak petani perlu didorong untuk memperoleh pendidikan hingga jenjang tertinggi, BPPSDMP mendorong pendidikan vokasi pertanian sebagai fondasi pembangunan pertanian masa depan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia pertanian merupakan kunci utama dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Pembangunan pertanian, menurutnya, tidak cukup hanya bertumpu pada peningkatan produksi, tetapi harus ditopang oleh SDM pertanian yang terdidik, terampil, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta dinamika global.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, dinamika pasar global, hingga persoalan regenerasi pelaku utama. Oleh karena itu, pendidikan vokasi pertanian menjadi instrumen strategis dalam menyiapkan generasi muda pertanian Indonesia.
“Polbangtan dan PEPI dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata sektor pertanian. Lulusan tidak hanya disiapkan sebagai pencari kerja, tetapi sebagai pelaku utama, agripreneur muda, dan agen perubahan yang membawa inovasi dan teknologi ke dalam praktik pertanian di lapangan,” ujar Idha.
Idha Widi Arsanti menambahkan bahwa proses rekrutmen mahasiswa Polbangtan dan PEPI dirancang inklusif dengan berbagai jalur penerimaan.
“PMB dilaksanakan melalui beberapa mekanisme, mulai dari jalur undangan bagi SMK pertanian binaan dan anak petani, jalur prestasi, jalur kerja sama dan tugas belajar, hingga jalur umum. Skema ini kami siapkan untuk menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai latar belakang, dengan tetap memberikan keberpihakan utama kepada anak petani,” jelas Idha.
Pada Tahun Akademik 2026/2027, Polbangtan dan PEPI membuka Penerimaan Mahasiswa Baru dengan rencana kuota sebanyak 1.592 mahasiswa yang tersebar di tujuh unit pendidikan vokasi pertanian.
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 dilaksanakan pada unit pendidikan vokasi di bawah BPPSDMP, yakni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Polbangtan Bogor, Polbangtan Yogyakarta Magelang (YOMA), Polbangtan Malang, Polbangtan Gowa, Polbangtan Manokwari, serta Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) yang berlokasi di Serpong.
Kebijakan PMB tahun ini memberikan prioritas hingga 70 persen bagi anak petani sebagai bentuk keberpihakan negara dalam mendorong regenerasi petani dan penguatan pelaku utama pertanian.
Selain itu, kesempatan juga dibuka bagi masyarakat umum yang memiliki minat, potensi, dan komitmen untuk berkiprah di sektor pertanian melalui jalur seleksi yang telah ditetapkan.
Seluruh proses PMB Polbangtan dan PEPI dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel melalui sistem pendaftaran terintegrasi berbasis digital pada laman resmi pmb.pusdiktan.id, dengan tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes berbasis computer assisted test (CAT), pemeriksaan kesehatan, serta wawancara.
BPPSDMP mengajak Dinas Pertanian provinsi dan kabupaten/kota, SMK pertanian dan SMK-PP, penyuluh pertanian, serta mitra dunia usaha dan dunia industri untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan PMB Polbangtan dan PEPI Tahun Akademik 2026/2027.
Melalui pelaksanaan PMB ini, BPPSDMP menargetkan lahirnya generasi muda pertanian yang tidak hanya kompeten dan terampil, tetapi juga berkarakter, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam membangun pertanian Indonesia secara berkelanjutan.
Dipublikasikan : 30 Jan 2026, Admin